Jumat, 20 Oktober 2017

#

Per July 2017 Banyak Peserta BPJS Yang Menunggak Iuran

Per July 2017 Banyak Peserta BPJS Yang Menunggak Iuran


Direktur Keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kemal Imam Santoso mengungkapkan, hingga semester I 2017 terdapat sekitar 10 juta peserta yang tercatat menunggak pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Menurut Kemal, mayoritas jumlah penunggak tersebut berasal dari peserta bukan penerima upah (PBPU). Dengan itu pihaknya tengah mencari solusi agar akses pembayaran iuran oleh masyarakat semakin mudah.

"Makanya kami kerja sama dengan perbankan salah satu tujuannya untuk menyediakan akses pembayaran. Agar semua jaminan atas layanan kesehatan engga putus," ujarnya di Jakarta, Rabu (19/7/2017).

Sementara itu, berdasarkan data BPJS Kesehatan mencatat, defisit anggaran pada semester I 2017 sekitar Rp 5,8 triliun.

Adapun defisit anggaran pengeluaran BPJS Kesehatan mencapai Rp 41,5 triliun, sedangkan penerimaan iuran baru mencapai sekitar Rp 35,6 triliun.

"Tapi kalau dilihat dari penerimaan dan pengeluaran tidak berarti kami tidak punya kas. Ini angka saat Juni tutup (buku), kan besok iuran masuk lagi," ujar Kemal.

Selain itu, Kemal memprediksi hingga akhir tahun, penerimaan iuran BPJS Kesehatan akan mencapai sekitar Rp 79 triliun, sedangkan dari sisi pengeluaran mencapai Rp 81 triliun.

Dengan itu, BPJS Kesehatan diprediksi akan mengalami masih mengalami defisit anggaran sekitar Rp 2 triliun hingga akhir tahun 2017.

Kemal menegaskan, atas dasar tersebut pemerintah telah menganggarkan dana tambahan untuk BPJS Kesehatan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (R-APBNP) 2017 sebesar Rp 3,6 triliun. 

"Tahun ini menurun defisitnya, tahun lalu disuntik pemerintah Rp 6,8 triliun, tahun ini Rp 3,6 triliun jadi memang sudah turun dari Rp 6,6 triliun ke Rp 3,6 triliun," jelas Kemal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar